081320452300
Customer service
Menu
Ikuti pelatihan bididaya cacing

Siklus Hidup Tacing Tanah

Dalam siklus hidup cacing tanah , cacing tanah dewasa dapat berkembang biak hingga menghasilkan 1500 ekor cacing dalam satu tahun. Populasi cacing tanah mengalami peningkatan hingga 100% setiap 4-6 bulan. Cacing tanah akan membatasi perkembangbiakan mereka agar sesuai dengan makanan yang tersedia dan ukuran tempat hidup mereka.

Cacing tanah dewasa dapat kawin kira-kira sekali dalam setiap 10 hari, dan biasanya dari perkawinan itu menghasilkan satu atau dua kepompong atau kokon, Satu kepompong atau kokon terdapat hingga 10 telur, dari 10 hanya 4 yang menetas dan menjadi cacing muda.

Telur cacing tanah menetas setelah 3 minggu kalua cuaca hangat, namun pada saat cuaca dingin bisa mencapai 3 bulan , warna kokon akan berubah warnanya menjadi kemerahan saat anak cacing tanah siap keluar. Anak cacing tanah yang baru menetas berukuran sekitar 1.2 cm dan belum memiliki organ reproduksi, warnanya keputihan dengan semburat merah muda terlihat pembuluh darah mereka.

Cacing tanah akan mulai matang secara seksual saat clitellum terbentuk dengan sempurna di perkirakan saat usia 10-55 minggu tergantung spesies. Pertumbuhan cacing tanah akan melambat secara berat tubuh setelah melewati tahap ini.

biasanya sebagian cacing tanah akan mati pada tahun yang sama saat mereka dilahirkan. Sementara yang lain dapat hidup hingga usia 5 tahun atau lebih. Ciri cacing tua biasanya ditandai dengan bagian ekor agak pipih dan warna kuning pada ekor sudah mencapai punggung. Bila cacing tanah masih produktif, warna kuning masih ada di ujung ekor

 

loading...